Di sebuah kampung saya ada sebuah sejarah tentang kuda semberani,tepatnya didepan rumah saya.
Di depan rumah saya itu kebun tetapi ada kala uniknya ditengah kebun itu terdapat cadas yang membentuk peta, ditengah cadas itu terdapat cadas kecil cekung melinggkar bulet,yang di namakan cadas bundar.
Menurut tetangga-tetangga saya pun keberadaan dia tidak mengganggu atau merisaukan warga.
Yang harus diketahui adalah janganlah mengganggu ,setan juga memiliki jiwa etika dan sopan santun.
Apa bila kita sopan syetan pun senang , akan tetapi kalau kita nya sembronoh maka dia pun tidak suka. kenapa syetan tidak suka tempatnya dijadikan tempat berpacar-pacaran? karena dia tidak suka ulah manusia seperti itu.
Jika kita pun sopan dengan nya biarpun kita tidak dapat melihat keberadaan dia , beginih sajah kalau misalkan anda sedang berada di tempat gelap atau anda melewati tempat yang menurut anda itu seram , anda cukup bicaralah punten saya berada disinih tidak untuk mengganggu,punten saya mampir numpang lewat begitu.
Mungkin itu hal yang sepele akan tetapi itu lebih baik walaupun kita tidak bisa melihatnya ,lantas ia bisa melihat kita.
Dan sebuah sejarah cadas bundar pun, ada seseorang yang telah ceroboh memasuki istana syetan yaitu cadas bundar lalu iapun kerasukan dalam kerasukab itu iatidak sadar mengamuk-ngamuk seperti kuda semberani.
Seseorang telah berusaha agar tidak melanggar peraturannya, itulah akibatnya ia melanggar.
Setelah ia sadar ia menceritakan bahwa dirinya telah dibawa kedalam istana cadas bundar itu.
Iapun memasuki istana itu dia didalam sanah cuman bisa terbengong sajah, kata ia di istana itu barang-barang emas semua, ia juga disuguhi minum cangkir itu bukan cangkir biasa namun cangkir emas.
Dalam ia sadar ia menyadari bahwa perbuatannya itu salah.
Selesai sampai disinih ya sob, semoga bermakna untuk anda, ambil contoh yang menurut anda itu patut anda tiru.